Official Web

Of | Majelis Burdah Miftahussalamah

Profil

logo budah miftahussalamah

Majelis Miftahussalamah berdiri pada tahun 1997 di Bogor didirikan oleh Habib Ridho Bin Ali Al Habsyi ayahanda dari Habib Nabil, beliau mendirikan majelis ini karena  didasarkan atas rasa cintanya terhadap majelis ilmu, dengan semakin banyaknya majelis-majelis ilmu akan mudah bagi umat islam dalam mendapatkan ilmu agama islam.. Pada zaman sekarang majelis-majelis ilmu sangatlah diperlukan , tidak hanya ilmu agama yang diajarkan tetapi ilmu pengetahuan dan teknologi perlu untuk kita kaji agar kehidupan dunia didapat serta kehidupan akhirat kelak diraih.

Majelis Miftahussalamah mempunyai makna “kunci keselamatan” yang dimana majelis ini diharapkan bersama-sama akan mendidik para jamaahnya untuk selalu mengingat Allah SWT dengan berdzikir dan mengagungkan habibuna Muhammad SAW dengan memperbanyak bacaan shalawat, yang tentunya itu merupakan kunci keselamatan di dunia dan di akhirat kelak.  Majelis Miftahussalamah ini merangkul semua majelis – majelis ilmu lainnya khususnya daerah Bogor agar bersatu dalam menegakkan syariah islam  dan tentunya untuk menjalin silaturahmi.

Pada Awal tahun 2012 dalam tempo 6 bulan kegiatan bersama majelis berturut-turut  diadakan seminggu sekali dan dimana setiap satu bulan sekali  mengundang  para tokoh agama islam dan para habaib. Ditengah perjalanannya timbulah gagasan untuk menyatukan majelis – majelis taklim yang ada di wilayah Bogor, agar dapat berkumpul bersama di majelis taklim miftahussalamah dengan mengadakan shalawat Burdah yang tentunya hal ini menjadikan dasar atau bibit terciptanya majelis burdah miftahussalamah.

Majelis Burdah Miftahussalamah didirkan pada tahun 2012, dengan dasar ingin mempererat tali silaturahmi antar majelis – majelis ilmu yang ada khususnya di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.  Habib Nabil Bin Ridho Al Habsy mendirikan Majelis Burdah Miftahussalamah yang didukung oleh penasehat-penasehat dari kalangan para Habaib dan para tokoh alim  ulama seperti Habib Husein bin ali bin Husein al Attas (Gg Buluh), Habib Abu Bakar bin Abdullah Al Attas (ketua Rabitah alawiyyin – Cabang Bogor), Habib Husein bin abdul qadir Al attas (Habib Uceng), Mama KH. Abdullah (Gadog) dan para tokoh lainnya.